Bisnis Online

rekayasa jalan raya

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

DAFTAR KULIAH ITATS

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 05 Maret 2013

SOAL SUKSES SNMPTN 2013


PANDUAN 
TES POTENSI AKADEMIK
LOGIKA VERBAL,PENALARAN,NUMERIK

PADANAN KATA1

1. PROTEKSI                                                                
    A. Bantuan 
    B. Pengawasan
    C. Perlindungan
    D. Pengamanan
    E. Penjagaan

2. ASUMSI
    A. Ramalan
    B.Kesimpulan
    C.Anggapan
    D. Perbandingan
    E. Rekaan

2. ASUMSI
    A. Ramalan
    B.Kesimpulan
    C.Anggapan
    D. Perbandingan
    E. Rekaan

3. SINE QUA NON
    A.Tiada berair
    B.Harus ada
    C.Air mineral
    D.Kelengkapan
    E.Selalu negatif

4.BALA
    A. Rapat sekali
    B. Bencana
    C. Bantuan
    D.Meraskan
    E.Melawan


5. PANAS:API
    A.Hujan:Awan
    B.Abu:Arang
    C.Terang:Matahari
    D.Hangat:listrik
    E.Dingin:Beku

6. KEPALA:HELM
    A.Sabut:Kelapa
    B.Rumah:Atap
    C.Jari:Cincin
    D.Album:Foto
    E.Kaki:Kaus

MANAGEMENT PROJECT

MANAJEMEN PROYEK yang benar

Pengertian

  1. Mempunyai sasaran dan tujuan
  2. Dibatasi oleh rentang waktu, biaya,dan sumberdaya
  3. Sesuatu yang unik dan kejadian
  4. tidak berulangkali
  5. Penyelesaian sesuai dengan
  6. persayaratan kinerja dan spesifikasi yang dirancang memenuhi
  7. kebutuhan pelanggan
  8.  Hasil terukur dan dapat dikuantifikasi.
  9.  Aktivitas direncanakan, dilaksanakan serta dikendalikan
Apa yang dimaksud manajemen proyek
• Menggunakan sistim terintegrasi dan prosedur
dari para profesional sepanjang desain proyek
dan pelaksanaan konstruksi.
Yang diterapkan pada proyek konstruksi.
• Manajemen proyek ber synonym dengan
manajemen konstruksi.

APA YANG MUNGKIN TERJADI BILA MANAJEMEN PROYEK
TIDAK DITERAPKAN ?

Target waktu/deadline tidak tercapai,
 Pekerjaan yang harus diulang atau terjadi duplikasi,
Budget/anggaran yang dilampaui,
 Kemajuan proyek yang tidak jelas,
Konflik di antara staf selama penugasan diproyek,
 Kompetensi yang kurang dari anggota tim proyek,
 Perubahan lingkup proyek yang terus menerus,
 Staf proyek menerapkan metode pengelolaan proyek
sesuai pengalaman dan selera sendiri sendiri dan
tidak ada standarisasi.

PONDASI PERKERASAN JALAN

Setiap kita akan membuat jalan raya pasti kita akan membuat pondasi dahulu...supaya jalan raya itu kuat dilewati kendaraan bermotor
oleh karena itu pondasi mempunyai fungsi-fungsi:
  1. mencegah terjadinya pumping
  2. perlindungan terhadap front-action
  3. sebagai lapisan drainase
  4. mencegah terjadinya perubahan volume pada subgrade
  5. memberikan kenaikan structural 
  6. lantai kerja untuk pengecoranplat beton
• Subgrade ialah lapisan tanah dasar dibawah perkerasan.
• Satu-satunya fungsi subgrade (lapisan tanah dasar) pada perkerasan ialah untuk mendukung perkerasan.
• Untuk jalan raya, subgrade dapat berupa :
a. Tanah asli setempat yang dipadatkan.
b. Tanah urugan badan jalan yang dipadatkan :
- bila jalan terletak pada peninggian
- bila perkerasan jalan harus terletak pada suatu jarak
(ketinggian) dari daerah sekitarnya.
Biasanya material tanah urug ini lebih baik dari tanah
aslinya.
• Tanah-tanah subgrade yang menjadi lebih kokoh
dibandingkan dengan aslinya, akibat pemadatan atau karena
adanya tanah urug dengan material yang lebih baik, disebut
sebagai “improved subgrade”.

MACAM-MACAM PERKERASAN JALAN

Jenis-jenis perkerasan jalan
 Perkerasan lentur
  1. perkerasan japat/awcas
  2. perkerasan tellford
  3. perkerasan macadam
  4. perkerasan beton aspal
  5. perkerasan paving block.

      Perkerasan kaku
  1. perkerasan beton semen
  2. perkerasan komposit .
Perbandingan perkerasan beton aspal dan perkerasan beton semen
  1. Bila dibebani melentur: beban hilang,lenturan kembali
  2. fungsi perkerasan sebagai penyebar tegangan dari roda ke tanah dasar
  3. biaya perkerasan relatif murah
  4. pemeliharaan harus teratur
  5. bahan aspal dan material lapis pondasi akan rusak apabila tergenang banjir
  6. Lapisan perkerasan dapat menerima perbedaan
    penurunan (differential settlement) yang agak besar dari
    tanah dasar.

perkerasan beton semen

  1. bila dibebani praktis ,tidak melentur
  2.  fungsi perkerasan terutama untuk mendukung sebagian besar beban roda kendaraan 
  3. biaya perkerasan relatif lebih mahal
  4. biaya pemeliharaan relatif murah
  5. bahan beton tidak terpengaruholeh genangan air banjir
  6. lapisan perkerasan tidak dapatmenerima penurunan yang agak besar

perkerasan jalan

Perkerasan jalan beton aspal (Asphalt Pavement),
yaitu perkerasan jalan yang menggunakan aspal sebagai
bahan pengikat. Perkerasan Beton Aspal = Perkerasan Lentur
(Flexible Pavement).
Perkerasan interblock termasuk perkerasan lentur.
LAPISAN PERKERASAN LENTUR
Lapis permukaan (surface course)
Lapis pondasi atas (base course)
Lapis pondasi bawah (subbase course)
Lapis tanah dasar (subgrade)

BAHAN PERKERASAN BETON ASPAL
1. Mineral Agregat
2. Bahan Bitumen / Aspal
• Aspal Minyak (ASMIN)
• Aspal Buton (ASBUTON), aspal dari
Pulau Buton
3. Campuran Beton Aspal

KONSEP DASAR PERKERASAN JALAN
1. Mempunyai tebal total yang cukup
2. Mampu mencegah masuknya air, baik dari luar
maupun dari dalam.
3. Mempunyai permukaan yang rata, tidak licin,
awet terhadap lalu lintas dan cuaca
distorsi oleh lalu-cuaca.

konsep dasar perkerasan jalan
1. Mempunyai tebal total yang cukup
2. Mampu mencegah masuknya air, baik dari luar
maupun dari dalam.
3. Mempunyai permukaan yang rata, tidak licin,
awet terhadap lalu lintas dan cuaca
distorsi oleh lalu-cuaca.

ESTETIKA STRUKTUR BANGUNAN


Seni bangunan atau arsitektur adalah seni sejak adanya manusia dan disebut seni-terikat,.ketikatannya ialah karena bangunan gedung dihuni atau dipakai untuk manusia dan bahan-bahan bangunan yang sifatnya dibatasi kemampuannya.. Stuktur bangunan adalah komponen penting dalam arsitektur. Tidak ada bedanya apakah bangunan dengan strukturnya hanya tempat untuk berlindung satu keluarga yang bersifat sederhana, ataukah tempat berkumpul atau bekerja bagi orang banyak, seperti perkantoran, gedung ibadah, hotel, gedung bioskop, stasiun dfan sebagainya. Beban-beban yang dipikulnya, berat bahan dari elemen-elemen beserta berat strukturnya sendiri disalurkan oleh struktur atau kerangka bangunan ke kulit bumi. Kecuali beban-beban tersebut, struktur harus dapat memikul beban-bebvan lain akibat dari angin dan gempa bumi. Maka fungsi dari struktur ialah untuk melindungi suatu ruang tertentu terhadap iklim, bahaya-bahaya yang ditimbulkanalam dan menyalurkannya semua macam beban ke tanah. Penentuan struktur yang cukup kuat, tepat dan ekonomis menambah keindahan arsitektur. Horatio greenough dalm bukunya Form and fungsional , mengemukakan pendaapatnya mengenai hubungan erat antara bentuk, fungsi, dan alam. Ia menyatalkan dalm mempelajari prinsip-prinsip kontruksi, hendaknya kita belajar dari alam. Apabila diperhatikan dalm dunia fauna, tidak ad bnentuk yang tidak berkembang, serta tidak ad hokum pproporsi yang ditentukan oleh kemauan. Teori yang di kemukakan adalh Form follows fungsional berarti, bentuk mengikuti fungsi. Prinsip ini membawa dua ketentuan, yaitu:
a. Bentuk akan berubah bila fungsinya berubah.
b. Fungsi baru tidak mungkin diikuti fungsi lama.
Mies van der Rohe berkat, bahwa fungsi adalh seni. Ini berarti bahwa kesatuan yang seharusnya ad dalam arsitektur modern adalah seni dan teknik. Kesatuan ini mewujudkan bentuk yang disebut strukturform atau bentuk struktur. Dalam mngupas masalah bentuk struktur kita akan bertolak dari pemikiran yang sederhana atas dimensi-dimensi garis kepada dimensi-dimensi bidang, untuk akhirnya menuju kepada dimensi bentuk sturktur dari ruang. Dapat disimpulkan, bahwa stuktur bangunan sebagai penjelmaan ekspresi dari suatu system kontruksi yang memenuhi suatu fungsi dalam dengan tepat, akan memancarkan keindahan yang logis. Ruang yang tercakup dan terlindungi dengan suatu organisasi fungsional sesuai kebutuhan dilengklapi dengan fasilitas-fasilitas sepeti listrik, mesin pendingin air, saniter dan sebagainya. Kesemuanya memerlukan perawatan dan perbaikan selama umur bangunan. Arsitek-arsitek dikemudian hari, walupun mereka dapat mempercayakan perhitungan akhir suatu struktur kepada seorang spesialis, mereka sendiri pertama-tama harus dapat menemukannya dan memberikan proporsi yang benar. Dengan demikian suatu stuktur akan dilahirkan sehat, penting dan mungkin bangus. Sejak zaman dahulu, dimulai dari pembangunan pyramid, istana dan candi di Mesir, pembangunan zaman Yunani dan zaman Romawi, pembangnan abad Renaissance di Eropa hingga kini, seorang arsitek adalah unik. Sebagai perbedaan dapat dapat dikemukakan disini bahwa:
2
Dahulu struktur bangunan ditentukan secara empiris dan titik berat bangunan terletak pada
seni. Arsitek–arsitek besar pada zaman Reneissance seperti Leonardo Da Vinci dan Michelangelo
dapat pula merangkap sebagai pelukis, ahli musik, pemahat patung, sastrawan dan ahli
bangunan gedung. Pada zaman sekarang, dimulai tahun 1900-an pengetahuan menjadi begitu
luas dengan kemajuan dan perkembangan pesat mengenai teknologi dan industri, maka seorang
arsitek tidak dapat bekerja sendiri.
Arsitek menjadi perpaduan antara seni dan teknik. Maka seorang arsitek sebagai seniman
harus bekerja sama dengan insinyur di bidang sipil bidang struktur sebagai teknikus untuk
perencanaan gedung-gedung yang besar atau khusus. Disamping itu seorang arsitek perlu saran,
kemudian menyerahkan perencanaan fasilitas bangunan kepada ahli-ahli lain seperti insinyur
listrik, mesin, dan lain sebagainya. Walaupun demikian halnya, arsitek bertindak sebagai
koordinator daripada ahli-ahli tersebut disamping sebagai kreator atau pencipta.
Seorang arsitek harus juga sedikit atau banyak menguasai sosiologi, ekologi, ekonomi,
perencanaan kota, strukutur, disamping seni bangunan dan esteikanya sebagai pegangan utama.
Syarat mutlak suatu perencanaan bangunan ialah bilamana terpenuhi syarat tritunggal, yaitu:
fungsional, structural dan esteti secara tepat, yang satu sama lainnya berhubungan erat.

Konstruksi beton

Rumah yang bagus itu rumah yang memiliki konstruksi beton yang bagus.terkadang kita melihat rumah kita yang temboknya rusak atau ada goresan di tembok.itu disebabkan karena konstruksi beton kita jelek..

Konstruksi beton merupakan konstruksi dengan bahan yang terbuat dari beton yang terdiri dari semen dan bahan lain sepertifly ash dan semen terak, agregat (agregat kasar umumnya terbuat dari batu kerikil atau dihancurkan seperti kapur, atau batu granit, ditambah agregat halus seperti pasir), air, dan kimia pencampuran.
Beton akan mengeras setelah pencampuran semua bahan dengan air. Beton adalah salah satu bahan konstruksi yang paling banyak digunakan di dunia. Hal Ini disebabkan karena :
  • Bahan-bahan dasar pembuat beton seperti air, semen, pasir dan agregat kasar mudah didapatkan.
  • Beton itu relatif awet atau tahan lama (durable).
  • Beton mudah dibentuk keberbagai bentuk yang diinginkan.
Beton dibuat dengan mencampurkan air, semen, agregat halus (pasir), agregat kasar dan bahan campuran tambahan lainnya jika diperlukan dengan semen dan komponen lainnya bersama-sama.
Jika kurang air dalam pasta semen akan menghasilkan beton yang lebih kuat, lebih tahan lama; sebaliknya jika lebih banyak air akan memberikan kualitas rekat beton kurang baik. Demikian halnya dengan air kotor digunakan untuk membuat beton dapat menyebabkan masalah ketika mengatur atau dalam menyebabkan kegagalan prematur struktur.
Beton juga dapat digunakan untuk membuat trotoar, pipa, struktur arsitektur, jalan raya / jalan , jembatan / jalan layang, parkir struktur, bata / blok dinding dan pondasi untuk pintu gerbang, pagar, tiang dan sebagainya.
Proses Pencampuran Beton
Pencampuran yang menyeluruh sangat penting untuk produksi beton dengan kualitas tinggi. Oleh karena itu, peralatan dan metode yang tepat sangat penting dalam pencampuran beton.
Pencampuran semen dan air terlebih daluhu sebelum dicampurkan dengan agregat dapat meningkatkan kuat tekan beton yang dihasilkan.  Pada umumnya dicampur dengan kecepatan tinggi (concrete mixer) kadar air semen dari 0,30-0,45 oleh massa. Sebelum pencampuran pasta semen mungkin harus dicampur dengan bahan additif seperti akselerator atau retarder, plastisizer, pigmen , atau silica fume. Pasta premixed kemudian dicampur dengan agregat dan air yang tersisa batch, dan pencampuran akhir ini selesai pada peralatan pencampuran beton konvensional.
Beton yang digunakan untuk beton bertulang dapat menggunakan perbandingan 1 semen : 2 pasir : 3 kerikil.air yang digunakan 1/2 dari volume semen. Perbandingan ini merupakan perbandingan volume. Sebagai penakar dapat menggunakan peralatan yang tidak sukar dicari seperti ember atau timba. mutu yang diharapkan dapat tercapai dengan perbandingan ini adalah sekitar 150 kg/cm2
Cetakan Beton
Adapun hal-hal yang harus diperhatikan dalam pembuatan cetakan beton adalah:
  • Pemasangan bekisting harus kokoh dan kuat sehingga tahan terhadap getaran yang ditimbulkan pada saat pengecoran.
  • Setiap selesai pemasangan harus diteliti ulang baik kekuatan maupun bentuknya.
  • Cetakan beton dibuat dari bahan yang baik sehingga mudah pada saat dilepaskan tanpa mengakibatkan kerusakan pada beton.
  • Bekisting harus boleh dibuka setelah 28 hari.selama beton belum mengeras harus dilakukan perawatan dengan menyiram beton dengan air.
Agregat dibagi menjadi dua bagian, yaitu :
  • Agregat halus atau pasir.
  • Agregat kasar termasuk batu pecah dan kerikil.
Beberapa karakteristik dari agregat yang perlu diperhatikan adalah:
  • Kekuatan dan kekerasan, agregat-agregat yang mempunyai kekuatan dan kekerasan yang lebih tinggi akan menghasil beton dengan kekuatan yang lebih tinggi juga.
  • Ketahanan dalam jika mengalami gerusan dan kelapukan.
  • Secara kimia tidak reaktif sehingga tidak akan beraksi dengan larutan semen.
  • Bersih sehingga rekatan antara agregat-agregat dengan adukan semen tidak terganggu.
  • Bergradasi, agregat-agregate sebaiknya mempunyai ukuran yang bervariasi sehingga mereka akan bisa bersatu dengan baik. Sebagai hasilnya, beton yang dihasilkan akan lebih padat dan kuat.
  • Bentuk agregat, agregat yang bundar akan menhasilkan campuran yang mudah dikerjakan sedangkan agregat yang berbentuk tajam akan sukar untuk dicor, dikerjakan/diratakan dan dipadatkan akan tetapi menghasilkan beton yang lebih kuat.
Ukuran Beton
Untuk rumah sederhana, sebaiknya ukuran beton yang digunakan adalah sebagai berukut :
  • Sloof 15×20 cm.
  • Kolom utama 15×15 cm
  • Kolom praktis 13×13 cm
  • Ringbalk 13×15 cm
  • Balok kuda2 13×15 cm
Dinding bata
Untuk dinding bata, mortar (spesi) yang digunakan sebagai pengikat bata dapat menggunakan perbandingan 1 semen : 4 pasir, Sedangkan pada bagian yang memerlukan kedap air dapat digunakan perbandingan 1 semen : 2 pasir. Untuk menjaga ikatan antara bata dan kolom ataupun balok, maka setiap jarak 50 cm dipasang angker dengan panjang sekitar 30 cm menggunakan besi diameter 8 mm. Sebelum dipasang, batu bata tersebut harus terlebih dahulu direndam dalam air dengan tujuan agar air spesi tidak diserap oleh bata. Setiap pemasangan bata harus terisi padat dengan spesi minimal 1 cm.
Plesteran
Sebelum diplaster seluruh permukaan dinding,kolom dan balok harus dibasahi dulu dengan air sampai mencapai keadaan jenuh.pembersihan terhadap permukaan juga harus dilakukan sebelum dilakukan plesteran.
Keuntungan bahan bangunan beton
Beton dibandingkan dengan bahan bangunan yang lain mempunyai beberapa keuntungan, diantarannya :
  • Mudah dibentuk sesuai dengan keinginan.
  • Tahan lama dan memerlukan sedikit perawatan, jadi lebih ekonomis.
  • Mempunyai daya tahan yang bagus terhadap karat dan tidak mudah lapuk.
  • Tidak mudah terbakar.
  • Ketahanan terhadap angin yang berkecapatan tinggi (kencang).
  • Tidak dimakan serangga atau rayap.